Musrenbang ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Bapak Dedi A. Rachim, Anggota DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan Tanah Sareal, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor, unsur Forkopimcam, para lurah beserta jajaran, Forum Komunikasi LPM (FK LPM) beserta para Ketua LPM se-Kecamatan Tanah Sareal, Kepala KUA, Ketua MUI, PKK, Karang Taruna, perwakilan RT/RW, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan penampilan Tari Jaipong, tarian tradisional budaya Sunda yang dibawakan oleh dua putri asli Tanah Sareal. Suguhan seni tersebut menjadi pembuka yang menambah semarak sekaligus memperkuat nilai kearifan lokal dalam forum perencanaan pembangunan.
Dalam sambutannya, Camat Tanah Sareal, Bapak Rokib, memaparkan berbagai data strategis wilayah, mulai dari kondisi kemiskinan, angka stunting beserta upaya penanganannya, capaian prestasi masing-masing kelurahan, hingga progres dan rencana pembangunan di Kecamatan Tanah Sareal. Paparan ini menjadi dasar penting dalam menyusun prioritas pembangunan yang tepat sasaran.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh para Anggota DPRD Kota Bogor Dapil Tanah Sareal, yakni Bapak Safrudin Bima, Bapak Murtadlo, Bapak Karnaen, dan Ibu Lusiana. Keempatnya tampak kompak dan harmonis dengan naik ke atas panggung secara bersamaan, kemudian bergantian menyampaikan pandangan dan dukungan terhadap usulan pembangunan dari wilayah Tanah Sareal.
Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi Musrenbang oleh Wali Kota Bogor, Bapak Dedi A. Rachim. Dalam pemaparannya, Wali Kota menyampaikan rencana pembangunan daerah jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Beberapa agenda strategis yang disampaikan antara lain rencana relokasi kantor kecamatan, pembangunan flyover Kebon Pedes, serta kelanjutan rencana pembangunan kawasan Stoplet Sukaresmi di wilayah Tanah Sareal yang saat ini masih dalam tahap negosiasi.
Wali Kota juga menghimbau kepada seluruh pihak terkait, khususnya camat dan lurah, agar aktif berpartisipasi mendukung agenda pembangunan tersebut dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, kesiapan sarana dan prasarana, serta melakukan penertiban bangunan liar yang mulai marak berdiri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bapperida Kota Bogor serta Ketua FK LPM Kecamatan Tanah Sareal, Bapak Heru, yang menyampaikan rekapitulasi dan ajuan pembangunan dari setiap kelurahan sebagai hasil aspirasi masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Tanah Sareal Tahun 2026 ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang oleh Ketua FK LPM Kecamatan Tanah Sareal, Kepala Bapperida Kota Bogor, dan Camat Tanah Sareal sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, berkelanjutan, dan berbasis transformasi digital.


Posting Komentar